Loading...
  • slidebg2

    Mazmur 16 : 10

    Sebab Engkau tidak membiarkan aku mati; orang yang Kaukasihi tidak Kau biarkan binasa.

  • slidebg3

    Yohanes 11 : 25

    Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.

  • slidebg3

    Matius 28 : 10

    Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, a supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.



Warta GKI Bintaro

 No.6, th. XXXVII: Minggu,10 Februari 2019

 

BERSAMA MEMBANGUN GEREJA YANG TUHAN SEDIAKAN

Nehemia 4:9-23

 

Pembangunan Bait Allah pada jaman paska pembuangan di Babel (oleh Raja Nebukadnezar II pada tahun 586 sM) nampaknya sama sulitnya dengan pembangunan Gereja di Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Kesulitan dan hambatan datang dari luar dan dalam bangsa Israel sendiri. Dari luar rencana penyerangan terus dilakukan sebagai bentuk ketidaksukaan mereka karena kebangkitan bangsa Israel. Sedangkan dari dalam berangkat dari tidak percaya diri sebagai bangsa “gagal” karena kalah perang dan dijajah kurang lebih 70 tahun, membuat hambatan psikologis yang berujung lemahnya iman percaya akan pertolongan Tuhan.

Salah satu ayat penting dalam menghadapi hambatan pembangunan Bait Allah tertulis di dalam Nehemia 4:19-20 “Berkatalah aku kepada para pemuka dan para penguasa dan kepada orang-orang yang lain: "Pekerjaan ini besar dan luas, dan kita terpencar pada tembok, yang satu jauh dari pada yang lain. Dan kalau kamu mendengar bunyi sangkakala di suatu tempat, berkumpullah ke sana mendapatkan kami. Allah kita akan berperang bagi kita!" konsentrasi mereka terpecah antara membangun dan menjaga keselamatan dirinya dan keluarganya. Benar-benar tantangan berat. Tanpa iman proses pembangunan itu sia-sia saja. Namun untungnya Nehemia benar-benar berharap pada kekuatan pertolongan Tuhan maka pembangunan terus berlangsung.

Saat ini Gereja kita sedang menjalani proses pembangunan fisik gedung Gereja. Mulai dari renovasi, penambahan ruang-ruang aktivitas, yang semuanya harus memiliki ijin sehingga banyak hal-hal terkait dengan biaya yang tidak sedikit.                                          

 

Ditambah lagi usaha dana (penggalangan dana non konvensional) dengan jalan membeli sebuah rumah yang dapat dimanfaatkan sebagai penopang pembiayaan dimasa mendatang. Pekerjaan ini hanya dapat berhasil hanya dengan satu cara ‘umat bersatu dalam persekutuan dengan Tuhan’. Tripartit tersebut penopang keberhasilan kita. Mari bersama-sama memberi diri, memberi hati, memberi bukti, maka pekerjaan-pekerjaan besar akan mampu kita selesaikan bersama-sama. Amin

LATEST NEWS